Oleh: volcanon88 | Juni 15, 2009

Random Access Memory (RAM), A Temporary Program Instruction and Data Storage

Chip RAM secara temporer menyimpan instruksi perangkat lunak dan data sebelum dan sesudah diproses oleh CPU. RAM sebagai area kerja utama di dalam komputer. Dapat dijelaskan lebih lanjut, saat kita membuka sebuah file, salinan file tersebut ditransfer dari harddisk ke RAM dan salinan di RAM inilah yang diubah-ubah ketika kita sedang bekerja pada file tersebut. Ketika kita mengaktifkan perintah save, maka salinan yang telah berubah tersebut akan ditransfer dari RAM kembali ke penyimpan permanen (memori utama) di harddisk.
Ada beberapa jenis chip RAM, yaitu:
1. Dynamic RAM (DRAM)
Isi DRAM jenis ini harus selalu diperbaharui oleh CPU. Jika tidak, isinya akan hilang.
2. Synchronous Dynamic RAM (SDRAM)
SDRAM disinkronisasi oleh system clock dan kecepatannya jauh lebih tinggi daripada DRAM.
3. Static RAM
SRAM lebih cepat dibandingkan dengan DRAM dan isinya bisa tetap ada tanpa harus diperbaharui oleh CPU.
4. Double-Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
Jenis ini terbaru dibandingkan dengan ketiga jenis RAM lainnya.

Sifat RAM ini adalah volatile. Diartikan secara bebas bahwa isi dari RAM hanya bersifat temporer. Isi RAM dapat hilang jika supply listrik ke komputer dimatikan. Disarankan kita melakukan pentransferan hasil kerja kita ke media penyimpan sekunder (harddisk) untuk mengantisipasi matinya listrik secara tiba-tiba ketika kita sedang bekerja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: